Home Surabaya Gagasan Eri Cahyadi : Pemkot Akan Bayar BPJS Untuk Warga Yang Bergaji Dibawah 10 Juta

Gagasan Eri Cahyadi : Pemkot Akan Bayar BPJS Untuk Warga Yang Bergaji Dibawah 10 Juta

by Fatur Rohman
0 comment

SURABAYA I MATAHATI.NEWS – Melihat fakta dilapangan, banyak warga Surabaya yang tak bisa lagi membayar premi rutin BPJS. Permasalahan utamanya, lantaran kebanyakan mereka jatuh sakit dan tak bisa bekerja. Padahal pendapatan rata-rata masyarakat tersebut sangat pas-pasan. 

Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, sangat prihatin menyikapi masalah ini. Dia menyebut, mereka (warga Surabaya) bukan dari golongan warga tidak mampu. Bahkan tak masuk dalam daftar Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Dulur-dulur arek Suroboyo ini memang tidak mau mengambil jatah warga tak mampu. Mereka rela membayar BPJS secara mandiri. Gajinya tidak besar tapi juga tidak kecil. Makanya mereka enggan dianggap warga miskin karena merasa masih banyak warga yang lebih berhak dibayarkan BPJS-nya oleh pemkot,” kata Eri Cahyadi saat bertemu warga Selasa (13/10/2020).

Hal inilah yang menjadikan fokus gagasan cawali Surabaya bernomor urut 1 ini, agar problem tersebut langsung bisa segera terselesaikan, semua warga yang bergaji atau berpenghasilan di bawah Rp 10 juta otomatis BPJS-nya dibayarkan Pemkot Surabaya.

Apalagi sering ada ketidaksingkronan antara pemerintah pusat dan pemerintah kota. Warga yang sebelumnya masuk dalam PBI (Penerima Bantuan Iuran) tiba-tiba karena beberapa hal tidak lagi lagi dijamin tanpa sepengetahuan mereka. Saat berobat, mereka baru tahu ketika harus membayar sendiri.

“Pemkot ini juga bingung. Kalau memang sudah tidak masuk dalam PBI pusat, kami siap membantu. Soalnya kalau BPJS bermasalah, warga pasti ke pemkot dulu. Makanya, kita pastikan saja bahwa mereka yang bergaji di bawah Rp 10 juta kita tanggung BPJS-nya,” kata Eri lantas disambut tepuk tangan warga.

Eri Cahyadi mengatakan, kemajuan Kota Surabaya harus berdampak langsung pada warga. Salah satunya dalam pemberian jaminan sosial warga. Jangan sampai di tengah pembangunan Kota Surabaya yang pesat masih ada warga yang kesulitan membayar ongkos berobat.

“Begitu juga dalam hal pendidikan. Tidak akan ada lagi anak yang putus sekolah. Fasilitas pendidikan tambahan seperti guru les akan kita sediakan di balai-balai RW agar tidak ada siswa sekolah kalah bersaing dengan siswa kaya karena yang kaya ikut les mahal,” kata mantan Bappeko Surabaya ini.

Masyarakat Kebonsari terlihat senang kedatangan Eri Cahyadi. Seperti halnya, Bambang Supriyanto warga setempat yang hadir menyambut Eri menyatakan, Eri adalah sosok yang peduli pada kampung-kampung kecil di daerah pinggiran. Sama seperti Wali Kota Tri Rismaharini yang selalu memberi perhatian pada lingkungan warga kecil.

“ Mas Eri yang dipercaya Bu Risma untuk meneruskan kebaikannya, pasti bisa melakukan hal yang sama seperti Bu Risma,” katanya.  (fatur)

Related Articles

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More