Home Khasanah Ritual Bersih Desa : Wujud Syukur Kepada Allah SWT

Ritual Bersih Desa : Wujud Syukur Kepada Allah SWT

by Fatur Rohman
0 comment

 

Orang Jawa, terutama yang beragama Islam, sejak dulu memiliki banyak cara untuk bersuci, berwudu, dari hadas kecil maupun besar. Bersih dalam segala hal, salah satunya melalui “bersih desa”, sebuah tradisi yang mencerminkan rasa syukur pada Allah SWT.

Tiap orang memiliki dosa, sesuai kodrat manusia sebagai tempat salah dan lupa. Begitu pula dengan desa, kota, dan negara yang tak mungkin suci seratus persen.

Untuk itu, orang Jawa yang kental dengan teknologi batin yang kuat, mereka memiliki banyak cara untuk bersuci yang berbeda dari bangsa lain. Ada sedekah bumi, sedekah laut, termasuk di dalamnya adalah bersih desa, sebuah ritual orang Jawa untuk menyucikan desa.

Umumnya, ritual bersih desa, biasa dirangkai dalam sedekah bumi sebagai wahana membersihkan desa dari dosa sekaligus ungkapan rasa syukur pada Allah atas limpahan nikmat yang tak bisa terhitung tersebut.

Dalam praktiknya, bersih desa dilakukan dengan ziarah kubur, selawatan, tahlilan, pengajian, sedekah, dan mengirim doa kepada pendiri desa, wali desa, ahli kubur, dan para sesepuh desa yang sudah berjuang memajukan desa. Selain itu, bersih desa memiliki keunikan hanya digelar di beberapa tempat di pulau jawa.

Di Jawa Timur, misalnya, di kabupaten Kediri, acara bersih desa baru-baru ini dilaksanakan di daerah Kandangan. Meski tak seramai tahun lalu, acara bersih desa dimasa pandemi covid 19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pelaksanaan bersih desa, biasanya digelar usai panen raya, baik panen padi, jagung, ketela, atau hasil bumi yang lain. Tradisi ini mengajarkan kita untuk menjaga alam sekitar untuk diselamatkan, agar memproduksi hal baik dan tradisi ini diwariskan kepada anak cucu.

Bersih desa, tidak sekadar menjadi metode “menyucikan desa” dari energi negatif namun juga melanggengkan kemesraan spiritual antara manusia, alam, dan Tuhan.Tidak sekadar soal tradisi, namun di dalamnya terkandung nilai-nilai religi yang tinggi, filosofis, dan erat akan jalan sufi. (fatur/bbs)

 

Related Articles

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More