Home Ekbis Ketika Es Legen Sebagai Minuman Alternatif Masyarakat Metropolis

Ketika Es Legen Sebagai Minuman Alternatif Masyarakat Metropolis

by Fatur Rohman
0 comment

Saat musim kemarau seperti saat ini paling enak minum yang menyegarkan. Sekali-kali cobalah minuman tradisional berbahan dari sari Lontar atau Siwalan. Ya..betul namanya Legen, minuman ini banyak kita jumpai di kota Tuban, Jawa Timur. Namun, saat ini masyarakat kota besar seperti Surabaya, juga menyukai minuman yang membuat tenggorokan anda “semriwing” karena sensasi segarnya.

Karena banyak disukai oleh masyarakat kota besar, para penjual Es Legen asal Tuban mulai menjajakan minuman murah meriah ini di beberapa titik kota Surabaya. Pas sekali pada masa sulit seperti sekarang, cukup siapkan Rp 3000, anda bisa menikmati segelas Es Legen. Umumnya penjual es legen juga menyediakan aneka jajanan, seperti:  sate usus, sate kerang , tahu isi , tempe menjes, dan lainnya yang rata-rata dijual Rp 1000 saja.

Nah, inilah alasannya penjual Es Legen sering diserbu pembeli. Solusi tepat dan murah untuk menghilangkan dahaga dan “menganjal” atau menunda rasa lapar dengan cara hemat. Masuk akal bukan? minum sesuatu yang manis akan menunda lapar apalagi ditambah mengunyah jajanan meski satu atau dua potong gorengan, misalnya.

Sedangkan asal nama legen sendiri menurut Moch. Rohman (54) penjual legen di kawasan Gubeng, Surabaya, berasal dari kata dasar legi dalam bahasa Jawa yang berarti manis. Legen kebanyakan dibuat dari bunga pohon lontar atau siwalan jenis perempuan yang bunganya berbentuk sulur.

“Sulur bunga ini dipotong sedikit demi sedikit untuk disadap getahnya dan ditampung pada potongan bambu satu ruas,” ungkapnya pada MATAHATI.NEWS.

Penyadapan ini biasanya memakan waktu semalam. Bila pada sore hari tabung bambu diletakkan sebagai penampung, maka pada pagi harinya satu bambu itu sudah terisi penuh. “Kalau sekarang memang beberapa sudah menggunakan wadah dari plastik menggantikan bambu. Tapi memang aromanya masih kalah jika disadap menggunakan bambu,” ujar Moch. Rohman.

Sesuai namanya legen, mempunyai citra rasa manis, seperti terdapat kandungan soda, namun dengan tekstur yang lembut dan kental. Meski rasa dan aromanya yang menyegarkan, minuman legen termasuk minuman yang tak bisa tahan lama.

Seorang pembeli legen, Dodik mengaku hampir tiap hari mampir di warung legen ini. “Kalau dingin lebih segar memang. Apalagi sambil makan tahu isi, siplah” tuturnya.

Selain menyegarkan minuman legen ternyata menurut memiliki manfaat untuk memperbaiki fungsi dari organ ginjal. Di samping itu, legen mampu mengobati gejala impotensi, dan meningkatkan produksi sel sperma.  (fatur)

 

Related Articles

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More