Home Peristiwa Ketua PCNU Surabaya: Membuka Tempat Hiburan Saat Pandemi Covid-19 Bukan Solusi

Ketua PCNU Surabaya: Membuka Tempat Hiburan Saat Pandemi Covid-19 Bukan Solusi

by Ali
0 comment

SURABAYA | MATAHATI.NEWS — Ketua PCNU Surabaya, Achmad Muhibbin Zuhri, menyikapi aksi demo ratusan pekerja malam, pada Senin (3/8/2020) kemarin, yang meminta pencabutan atau revisi Perwali No 33 tahun 2020.

Pria yang sempat masuk dalam bursa calon Walikota Surabaya ini berpendapat, bila Perwali No 33 tahun 2020 dicabut, maka tempat-tempat hiburan bisa kembali leluasa beroperasional. “Ini sama sekali bukan solusi yang baik dan tepat. Apalagi situasi sedang menghadapi pandemi covid-19,” ungkapnya, Selasa (4/8/2020).

Namun pihaknya tetap berharap pemerintah hadir memberikan solusi terhadap nasib para pekerja malam yang 5 bulan ini tak punya penghasilan karena tempat kerjanya ditutup. “Saya harap Pemerintah memfasilitasi para pekerja malam mendapat penghasilan alternatif,” sambung Achmad Muhibbin Zuhri.

Penghasilan alternatif menurutnya adalah mengalihkan profesi pekerja malam. “Beri lapangan pekerjaan alternatif buat para pekerja malam. Bahkan jika dimungkinkan termasuk pengusahanya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Senin (3/08/2020), ratusan pekerja hiburan malam dan seni, melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Surabaya, Jl Sedap malam. Mereka menuntut agar Walikota Surabaya Tri Rismaharini segera mencabut atau merevisi Perwali No 33 tahun 2020. Menurut mereka, akibat Perwali No 33 Tahun 2020 itu, mereka tidak bekerja. Karena tempat mereka bekerja tutup.

Pada aksi Senin itu, perwakilan pengunjuk rasa diterima Kepala BPB-Linmas Surabaya, Irvan Widyanto. Pada kesempatan itu Irvan menegaskan bahwa apa yang disampaikan para pekerja hiburan malam itu, akan disampaikan pada Walikota Risma.

“Kami mohon jika apa yang kami katakan tidak memuaskan. Tapi untuk membuka tempat hiburan malam, tidak bisa serta merta dilakukan. Apalagi jika meminta langsung malam nanti dibuka,” ujar Irvan, Senin (3/8/2020).

Related Articles

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More