Home Nasional Kasus Jiwasraya : Kejagung RI Periksa Dirut PT OSO

Kasus Jiwasraya : Kejagung RI Periksa Dirut PT OSO

by Fatur Rohman
0 comment

JAKARTA I MATAHATI.NEWS – Tim penyidik pidana khusus (pidsus) Kejaksaan Agung RI memeriksa Direktur Utama (dirut) PT OSO manajemen investasi , Rudi Oesman sebagai saksi untuk tersangka perusahaan yang dia pimpin dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asuransi JIWASRAYA.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung RI, Hari Setiyono mengatakan dalam keterangan tertulisnya, rabu (29/7/2020) bahwa saksi tersangka korporasi OSO manajemen investasi, yakni Dirut PT OSO manajemen investasi, Rudi Oesman.

Hari menjelaskan tim jaksa penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung kembali melakukan pemeriksaan terhadap 15 orang saksi untuk para tersangka korporasi terkait kasus tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi JIWASRAYA.

Pemeriksaan saksi berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : Print-33/F.2/Fd.1 /12/2019 tanggal 27 Desember 2019 dan pemeriksaan saksi perkara dengan tersangka korporasi dan oknum pejabat OJK.

“Saksi untuk tersangka korporasi Millenium Capital Management yakni Meitawati Edianingsih sebagai Sales PT Trimegah Sekuritas Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, penyidik pidsus memeriksa saksi untuk tersangka korporasi PT Pinnacle Persada Investama yakni Moudy Mangkey untuk meminta keterangan seputar dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah korporasi.

“Saksi untuk tersangka korporasi PT Maybank Asset Management yakni Bob Tyasika sebagai Direkur Kepatuhan PT Bank BNI (persero) Tbk, dan Mochammad Rommy yang merupakan Karyawan PT AJS,” ucap Hari.

Kemudian, lanjut dia, penyidik juga memeriksa saksi untuk tersangka Korporasi PT Corfina Capital yakni Iwan Triadji sebagai Fund Manager PT Corfina Capital tahun 2015.

“Saksi untuk tersangka Korporasi PT Sinarmas Asset Manajemen yakni Daniel Dwi Saputro selaku Head Of Equity Tranding Sekuritas Indonesia,” kata Hari.

Saksi untuk tersangka korporasi PT MNC Asset Management, yakni Hary Djaja sebagai Komisaris PT. MMC Asset Management Tahun 2016.

Kelima belas orang saksi yang diperiksa penyidik Kejaksaan Agung RI sebagai pengurus dan karyawan perusahaan Manager Investasi serta karyawan PT JIWASRAYA juga pengurus bank.

“Keterangannya dianggap perlu untuk mengungkap sejauh mana peran para saksi dalam menjalankan perusahaannya dan kaitannya dengan jual beli saham dari pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi JIWASRAYA yang terjadi di Bursa Efek Indonesia (BEI),” pungkasnya. (ALI)

Related Articles

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More