Home Pendidikan Hari Terakhir UTBK Gelombang Pertama, Unair Dapat 14 Peserta

Hari Terakhir UTBK Gelombang Pertama, Unair Dapat 14 Peserta

by admin
0 comment

SURABAYA | MATAHATI.NEWS – Hari terakhir Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang pertama di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, berbeda dengan hari pertama yang diikuti oleh ribuan peserta. Pada hari terkahir UTBK gelombang pertama ini hanya diikuti oleh 14 peserta saja.

Ketua UTBK Unair, Junaidi Khotib mengatakan, sebetulnya ada 15 peserta, hanya saja satu peserta itu tidak hadir disaat UTBK berlangsung. Dalam gelaran UTBK gelombang pertama selama tujuh hari, Junaidi menambahkan jika UTBK berjalan dengan lancar.

“Pelaksanaan UTBK gelombang pertama atau hari ketujuh ini alhamdulillah lancar. Hari ini ada 14 peserta yang datang dan mengikuti UTBK di hari terakhir ujian pada gelombang pertama,” tutur Junaidi, Sabtu (11/7/2020).

Junaidi menyebutkan, jika hari ini sempat ada salah satu peserta yang tidak membawa surat keterangan hasil rapid tes. Tetapi, hal itu bisa diantisipasi dengan rapid tes gratis yang diadakan oleh Unair sendiri.

“Hasil rapid test-nya pun menunjukkan non reaktif,” ungkapnya.

Dalam UTBK gelombang pertama ini, kata Junaidi total keseluruhan oeserta yang mengikuti UTBK berjumlah 12.926, dari total keseluruhan jumlah tersebut, 1.137 diatanran tidak hadir saat pelaksaan UTBK.

“Kalau di presentasikan 91,36 persen peserta hadir, dan 8,64 peserta tidak hadir saat ujian,” jelasnya.

Dilain hal, sebanyak 261 peserta yang melakukan penjadwalan ulang yakni mengikuti tes UTBK pada gelombang kedua yang akan digelar pada pertengahan Juni 2020. Peserta itu mengikuti gelombang susulan karena hasil rapid tesnya reaktif.

“Alasan Utama adalah rapid test reaktif 98% dan PCR positif 1%, lain-lain 1%,” ucapnya.

Maka dari itu, pada UTBK gelombang kedua yang digelar pada 20-29 Juli 2020, Junaidi mengimbau kepada seluruh calon peserta supaya menyiaokan diri dan tidak ada alasan tidak datang karena rapid tes. Sebab, pihaknya juga telah menyediakan rapid tes gratis di tempat.

“Bagi peserta yang gelombang pertama hasil tes rapid nya reaktif, dijadwal mengikuti ujian pada gelombang dua. Terus Pak Rektor juga berpesan jangan ada peserta yang tidak datang hanya karena tidak sempat rapid. Karena Unair menyediakan bagi peserta UTBK yang kesulitan rapid test secara gratis,” pungkasnya. (wdy)

Related Articles

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More