Home Pemerintahan Bantuan APD dari Pemkot Surabaya Pernah Ditolak RSUD Dr. Soetomo

Bantuan APD dari Pemkot Surabaya Pernah Ditolak RSUD Dr. Soetomo

by admin
0 comment

SURABAYA | MATAHATI.NEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dalam menghadapi pandemi Covid-19 telah mendapatkan bantuan alat kesehatan dari berbagai pihak, termasuk Alat Pelindung Diri (APD), bantuan yang diterima oleh Pemkot Surabaya tersebut, nantinya akan di diatribusikan ke berbagai rumah sakit rujukan maupun non rujukan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita atau Feny mengatakan, jika pihaknya pernah memberikan bantuan berupa APD untuk tenaga medis yang bertugas menangani Covid-19 di RSUD Dr. Soetomo. Akan tetapi, pihaknya mengalami penolakan.

“Iya, kami pernah ngasih ditolak. Ada bukti penolakannya,” kata Feny sapaan akrabnya di Balai Kota Surabaya, Senin (28/6/2020).

Feny mengaku, jika penolakan bantuan dari Pemkot Surabaya itu tidak dilakukan satu kali oleh pihak RSUD Dr. Soetomo, mereka berdalih jika stok APD-nya masih cukup untuk tenaga medis disana.

“Ada dua kali penolakan (bantuan APD). Karena menurut beliaunya cukup APD nya Soetomo,” ujarnya.

Risma menegaskan, saat audiensi dengan IDI di Balai Kota Surabaya, jika pihaknya tak memiliki wewenang atas RSUD Dr. Soetomo. Sebab, RS tersebut milik Pemrintah Provinsi Jawa Timur. “Kami nggak bisa masuk RSU dr Soetomo pak,” ujar Risma

Kendati mencoba berkomunikasi dengan berulang kali dengan pihak RSUD Dr. Soetomo, akan tetapi hasilnya tetap saja gagal. Maka dari itu, Risma meminta maaf kepada seluruh petugas medis yang ada di RS milik Pemprov Jatim Tersebut. “Kami gak terima. Karena kami gak bisa masuk kesana (RSU dr Soetomo untuk komunikasi),” Risma memungkasi. (wdy)

Related Articles

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More