Home Khasanah Kunci Sukses Dunia Dan Akhirat : “Jagalah Lima Hal Sebelum Lima Hal”

Kunci Sukses Dunia Dan Akhirat : “Jagalah Lima Hal Sebelum Lima Hal”

by Fatur Rohman
0 comment 77 views

 

Masih ingat lirik lagu H. Rhoma Irama berjudul “Lima”?. Lirik lagu tersebut diambil dari hadis Nabi yang mengingatkan kita dalam memanfaatkan waktu hidup di dunia sebaik-baiknya. Agar tidak menyesal dikemudian hari. Sebab kematian pasti datang, pada semua makluk Allah yang bernyawa.

Sesungguhnya Nabi Muhammad SAW bersabda :  “Jagalah lima hal sebelum lima hal. (1) Mudamu sebelum datang masa tuamu, (2) sehatmu sebelum datang masa sakitmu, (3) waktu luangmu sebelum datang waktu sibukmu, (4) kayamu sebelum miskinmu, (5) hidupmu sebelum matimu. (HR. Al Hakim)

Bahwanya kita harus cerdas dalam lima hal tersebut, harus dipergunakan sebaik-baiknya agar tidak menyesal di kemudian hari. Karena lima hal itu hanya terjadi sekali dan tidak akan terulang lagi.

Pertama, masa muda sebelum tua. Masa muda merupakan masa paling produktif bagi setiap orang. Sehingga kita harus membiasakan diri melakukan amal saleh sedari muda sebab kebiasaan saat muda akan terbawa hingga tua.

Kedua, sehat sebelum sakit. Kesehatan merupakan karunia dan nikmat yang sering kali terlupakan. Nabi pernah mengatakan dalam kesempatan lain bahwa sehat dan waktu adalah dua nikmat yang banyak manusia tertipu. Mereka menyangka bahwa keduanya adalah sesuatu yang sewajarnya, padahal itu nikmat terbaik yang diberikan Allah pada setiap hamba-Nya.

Ketiga, luang sebelum sibuk. Waktu luang seorang mukmin adalah waktu malam sebab di siang hari ia akan sibuk mencari rejeki yang dijanjikan Allah. Hal ini mengacu pada sabda Nabi bahwa “Malam itu panjang maka jangan membuatnya pendek (menyianyiakannya) dengan tidurmu dan siang itu terang jangan kau gelapkan dengan dosa-dosamu

Keempat, kaya sebelum miskin. Jika Allah memberikan karunia berlebih ingatlah itu hanya amanah yang dititipkan kepadamu. Berbagilah karena dalam harta yang kau miliki terdapat hak orang lain yang membutuhkannya demikianlah cara kita bersyukur dengan karunia berlebih yang diberikan-Nya.

Kelima, hidup sebelum mati. Setiap yang hidup pasti akan mati, manusia tidak akan mengetahui  kapan ajal akan menjemputnya dan bagaimana caranya. Maka beramallah selagi hidup sebelum datang kematianmu sebab penyesalan setelah ruh tercabut dari tubuh hanyalah sia-sia.

Lima hal tersebut merupakan inti misi dan visi hidup manusia, karena kunci kesuksesan itu terletak pada bagaimana kita “mempergunakan kesempatan dengan sebaik-baiknya”. Mempergunakan kesempatan adalah bentuk tawakal, dengan melakukan upaya & usaha, bukan pada hasil. Dengan tawakal akan membentuk jiwa yang teguh, tegar, kuat, dan tidak mudah putus asa.

Bila suatu saat upaya kita belum menghasilkan target yang kita harapkan, maka kita tidak lantas putus asa, karena kewajiban kita adalah iktiar dan tetap berharap dalam do’a. (fatur/bbs)

Related Articles

Leave a Comment

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More