Home Khasanah Fitnah “Kaum Khawarij” Akhir Zaman

Fitnah “Kaum Khawarij” Akhir Zaman

by Fatur Rohman
0 comment 87 views

 

Akhir zaman, telah muncul berbagai macam fitnah yang menghantam umat Islam dari berbagai sisi. Ada kelompok yang mirip kaum muslim tetapi prilakunya malah merusak tatanan  Islam, melenceng jauh dari apa yang di risalahkan rasulullah SAW. Kelompok itu disebut : kaum khawarij. 

Kaum Khawarij di akhir zaman, seakan “ahli” ibadah yang Alquran tak lebih sebatas kerongkongan mereka. Ciri-ciri kaum khawarij akhir zaman telah nampak pada kaum bengis yang senang memenggal kepala manusia tanpa merasa berdosa. Banyak pertanyaan apakah ISIS merupakan tanda-tanda khusus datangnya kiamat?

Munculnya para teroris yang mengatasnamakan Islam, membuat kaum muslimin mayoritas yang semula hidup damai dengan umat lain menjadi sasaran cercaan, bahkan menjadi korban kekerasan. Indonesia pun tidak lepas dari munculnya ormas-ormas garis keras yang semakin memburamkan wajah Islam.

Sebenarnya Rasulullah SAW telah mengabarkan tentang hal ini. Dalam haditsnya, beliau bersabda, “Nanti akan muncul di antara kamu, kaum yang menghina shalat kamu dibandingkan shalat mereka, dan puasa kamu dibandingkan dengan puasa mereka, amal perbuatan kamu dibandingkan dengan amal perbuatan mereka. Mereka itu membaca Al-Quran tetapi bacaan mereka tidaklah melewati kerongkongan mereka. Dan mereka memecah belah agama sebagaimana anak panah keluar dari busurnya” (Sahih Bukhari/5058).

Nabi Muhammad mengatakan hal ini ketika ada seseorang yang menegur beliau dengan keras atas pembagian ghanimah. Sayiddina Umar mengajukan diri untuk menghukumnya tetapi Nabi tidak mengijinkan. Rupanya Nabi SAW telah tahu bahwa dari golongan laki-laki inilah, Allah SWT mentakdirkan akan muncul kaum yang mengaku muslim, tetapi perbuatannya jauh dari ajaran Islam. Kaum ini dikenal dengan nama kaum Khawarij. Kata khawarij berasal dari kata “Khuruj” yang berarti “keluar”, “berontak” atau “bangkit”.

Kaum khawarij adalah kaum extrimis paling pertama, dan yang paling awal “memisahkan diri” dari ideologi Islam yang lurus. Mereka adalah golongan yang memiliki ideologi: 1) Takfirin, yaitu menuduh sesama muslim sebagai kafir apabila tidak sejalan dengan pemahaman mereka. 2) Menolak taat kepada pemerintah. Serta 3) Menggunakan kekerasan terhadap muslim dan umat lain.

Kharakteristik Khawarij, selalu menganggap diri mereka suci, dan selalu mengkafirkan muslim yang menurut mereka berbuat dosa. Padahal ajaran Islam mengatakan, dosa bukanlah hal yang membuat seorang muslim menjadi kafir.

Para extrimis ini menganggap bahwa hanya pendapat merekalah yang paling benar mengenai kepemimpinan, pemerintahan, politik, dan hukum syariah. Siapapun yang berbeda pandangan dengan mereka adalah kafir dan pantas dibunuh. Padahal keseluruhan hal di atas adalah hal yang tergantung interpretasi, dan para ulama yang paling berilmu pun saling berbeda pendapat.

Khawarij tidak saja mengkafirkan orang lain, tetapi juga menganjurkan kekerasan, pemberontakan, dan pembunuhan terhadap muslim yang menentang pendapat mereka termasuk pemerintahan yang sah.

Dalam shahih muslim 1848, Rasulullah SAW bersabda, “Siapapun yang menolak untuk patuh kepada pemimpin yang sah, dan memecah belah umat, saat mati, ia mati dalam kejahiliyahan. Siapa yang berperang di bawah panji yang tidak jelas, membenci atas dasar fanatisme golongan atau ia mengajak untuk bersikap fanatik terhadap golongan atau membela atas nama fanatisme golongan, lalu ia terbunuh, maka matinya mati jahiliyah. Barangsiapa menentang dan memberontak pada penguasa yang baik atau penguasa yang jahat tanpa memperhatikan mereka yang beriman, dan tidak memegang janji yang ia buat dengan seseorang, maka ia tidak termasuk golonganku, dan aku tidak termasuk golongannya.”

Hadits memperlihatkan betapa kaum Khawarij menolak untuk patuh kepada pemimpin dan hukum, mereka menyerang orang baik dan orang jahat tanpa pandang bulu. Dan mereka tidak melindungi orang-orang sipil yang tidak bersalah. Bisa kita lihat betapa hadits ini mirip dengan perbuatan teroris jaman sekarang yang mengatasnamakan Islam, bahkan mengatasnamakan Allah SWT.

Mereka tidak ragu-ragu melakukan pembunuhan dan peledakan tempat-tempat umum, seperti bandara, pertokoan dan sekolah, bahkan masjid. Bukankah hal ini begitu nyata di akhir zaman ini? Kaum Khawarij telah muncul dan membuat terror.

Mereka muncul dengan nama organisasi yang berbeda-beda, satu sama lain saling membenci pula tetapi mereka sebenarnya muncul dari akar jahat yang sama. Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW berkata, “Mereka akan muncul terus berulang-ulang, lalu kemudian dihancurkan berulang-ulang pula. Hal ini berlangsung terus sampai Dajjal muncul dari sisa-sisa mereka.”

Para ekstrimis ini sudah tampak dengan jelas di depan mata. ISIS, Al-Qaedah, dan bermacam-macam organisasi garis keras, yang ketika sudah dilumpuhkan, muncul lagi dalam bentuk yang baru.

Mereka berperang melawan pemerintah lalim, tetapi peperangan ini bukan disebabkan untuk menegakkan keadilan, tetapi untuk menegakkan ideologi iblis milik mereka sendiri. Dan korban yang paling dirugikan adalah rakyat jelata yang terjepit di antara tombak pemerintah lalim, dan pedang kaum extrimis.

Kembali Rasulullah SAW bersabda, “Akan datang masa kekacauan di mana orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri. Orang yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan. Orang yang berjalan lebih baik daripada yang berlari. Siapa yang membiarkan dirinya masuk ke dalam kekacauan ini akan hancur. Jadi di manapun kalian dapat menemukan perlindungan atau tempat bernaung, tetaplah bernaung di sana”.

Hadits di atas menyarankan agar kaum muslim untuk bersabar, menolak turut dalam kekerasan, dan menjauhkan diri dalam konflik ini. Jika muslim tidak berhati-hati, kita mungkin saja akan jatuh ke dalam dosa karena memihak kepada kedua pihak yang sebenarnya sama-sama salah yakni, pemimpin lalim dan kaum khawarij. Naudzubillah… jangan sampai terjadi. (fatur/bbs)

Related Articles

Leave a Comment

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More