Home HUKUM Perempuan Ini Nekat, Simpan Sabu-Sabu di Kemaluannya

Perempuan Ini Nekat, Simpan Sabu-Sabu di Kemaluannya

by Amirudin
0 comment 8 views

SURABAYA –Perempuan  ini cukup nekad untuk mengirimkan sabu-sabu 212,8 gram dari Batam ke Surabaya. Janda satu anak ini  menyimpan barang haram itu dalam alat kelamin dan anusnya. Namun, kenekatan itu keburu terdeteksi polisi.  Lin Ayundasari, 28, nekat menjadi kurir sabu-sabu (SS) jaringan Lapas Batam karena tergiur komisi belasan juta rupiah.

Warga Batam, Riau, itu mengaku telah melakukan pengiriman Sabu Sabu sebanyak dua kali ke Surabaya. Modusnya sama. “Pertama kali sukses, kedua kali ketangkap,” katanya.

Wakasatresnarkoba Polrestabes Surabaya Kompol Heru Dwi Purnomo mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat tentang pengiriman SS dengan jumlah cukup banyak. Yaitu tiga paket sabu seberat 212,81 gram beserta pembungkusnya. “Menurut pengakuan tersangka, pengiriman SS tersebut atas perintah RT. RT kini berada di dalam Lapas Batam,” kata Heru.

Tersangka Lin diberi upah Rp 15 juta sekali pengiriman. Sedangkan uang transportnya Rp 2 juta. Semuanya disiapkan RT yang mendekam di Lapas Batam. Lin pun berangkat ke Lapas Batam dengan menggunakan kapal feri.

Setibanya di penjara, Lin menerima SS itu. Kemudian dimasukkan ke dalam dubur serta alat kelaminnya. Kemudian Lin bergegas menuju Bandara Internasional Juanda melalui Bandara Batam. Untuk menghindari pemeriksaan petugas, Li memasukan sabu ke dalam alat kelamin dan duburnya.

“Dia mengaku akan mengirim SS itu ke salah satu hotel di Surabaya. Tapi belum sampai ke hotel, tersangka kami amankan. Pemesannya kini masih buron,” katanya.

Untuk menghindari rasa sakit berlebih, tersangka menggunakan gel yang dijual di apotik guna membantu paket sabu yang dibuntal itu masuk kedalam lubang dubur dan kemaluan secara aman.  Sebelum dimasukkan ke kelamin dan duburnya, paket sabu itu dibuntal dengan lakban berwarna hijau itu terdiri dari tiga poket masing masing berisi 57,9 gram, 59,91 gram dan 95,00 gram.

Sementara itu, tersangka Lin Ayundasari mengatakan bahwa dirinya hanya disuruh melakukan pengiriman oleh RT. Sedangkan pembelinya sudah menunggu di salah satu hotel di Surabaya. “Saya cuma diperintah saja, Pak. Baru dua kali ini, yang pertama saya masukkan di kelamin dan dubur juga,” ucap Lin.

Petugas mengamankan barang bukti 212,81 gram sabu, satu ponsel, ATM BCA, paspor, dan tas warna merah muda. Untuk memudahkannya, (estu)

Related Articles

Leave a Comment

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More