Home Pemerintahan Anggota Dewan Dorong Pemkot Surabaya Pasang CCTV di Kawasan Perkampungan

Anggota Dewan Dorong Pemkot Surabaya Pasang CCTV di Kawasan Perkampungan

by Amirudin
0 comment 13 views

SURABAYA — Dinilai efektif untuk mengantisipasi tindak kejahatan, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya mendorong Pemkot untuk menambah lagi closed circuit television (CCTV) utamanya untuk kawasan perkampungan. Padahal unit itu saat ini sudah mencapai 280 unit. 150 unit milik dinas pehubungan dan 130 unit mili Diskominfo. Namun, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Laila Mufidah menganggapnya masih kurang.

“Keamanan perkampungan memang perlu menjadi prioritas. Nanti kami dorong pemkot agar kawasan perkampungan juga dilengkapi unit CCTV, ” kata Laila Senin (10/2/2020).

Menurut dia, tindak kejahatan tidak hanya terjadi di tengah kota. Justru kerawanan sering kali terjadi di perkampungan. Seperti pencurian kendaraan bermotor hingga pembobolan rumah. Dia yakin pemkot punya anggaran untuk pengadaan CCTV di seluruh wilayah Kota Surabaya.

Diskominfo Surabaya sudah membuat cluster untuk pemasangan seperti cluster Siola, Balai Kota, Semut, dan Suramadu.  cluster ini merupakan objek vital dan juga jalan yang dianggap rawan tindak kriminalitas.

“CCTV pengenal wajah kita pasang di objek-objek vital dan jalan-jalan yang dianggap rawan dan menjadi perhatian kami. Kita pasang di persimpangan jalan sampai beberapa gang juga,” kata Kepala Diskominfo Surabaya M Fikser  beberapa waktu lalu.

Mantan Kepala Bagian Hubungan Masyarakat Pemkot Surabaya ini mengatakan CCTV pengenal wajah memiliki keunggulan yakni bisa mengenali dan menampilkan ciri-ciri seseorang dengan terkoneksi dengan data kependudukan.

CCTV pengenal wajah juga akan terkoneksi langsung di command center 112 dan command center kepolisian.

“Sehingga kalau ada tindak kejahatan, kamera bisa terkoneksi dengan data kependudukan. Sehingga bisa disesuaikan antara foto dengan datanya bisa kita samakan,” kata Fikser.

Ia berharap dengan adanya CCTV bisa mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan.

“Kita ingin antisipasi dulu agar tidak terjadi (tindak kriminal), bukan kejadian dulu baru antisipasi,” tutur Fikser.

Terpisah, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho mendukung langkah Pemkot Surabaya untuk memasang CCTV pengenal wajah. Menurutnya, dengan adanya CCTV pengenal wajah bisa membantu kepolisian untuk mengungkap pelaku tindak kriminal.

“Kita mendukung untuk memberikan rasa aman kepada warga Surabaya dari tindak kriminalitas. Kami ingin sinergi Jogo Suroboyo,” ujarnya.

Selain itu, CCTV pengenal wajah bisa melengkapi aplikasi yang sudah dimiliki Polrestabes Surabaya yakni aplikasi Jogo Suroboyo 247.(estu).

Related Articles

Leave a Comment

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More