Home Nasional Tim Kejagung “Obok-Obok” Aset Lima Tersangka Kasus Jiwasraya

Tim Kejagung “Obok-Obok” Aset Lima Tersangka Kasus Jiwasraya

by Fatur Rohman
0 comment 31 views

 

JAKARTA – Tim Jaksa Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dan Tim Pelacakan Aset pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung menggeledah rumah salah satu tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT.Asuransi Jiwasraya (Persero) berinisial S. Rumah tersebut diduga milik mantan Kepala Divisi Investasi Jiwasraya, Syahmirwan.

Kapuspenkum Kejagung, Hari Setyono dalam keterangan pers, kamis (16/1/2020) mengatakan, rumah yang beralamat di Jalan Kavling AL, Blok C1, Nomor 9, Duren Sawit, Jakarta Timur telah didatangi oleh 10 (sepuluh) orang Jaksa Penyidik Tipikor dari Gedung Bundar Kejaksaan Agung RI tersebut merupakan tempat domisili dari tersangka berinisial S.

“Bahwa tim penyidik dan pelacakan aset pada subdit pelacakan aset pengelolaan telah melakukan tindak perkara jiwasraya 2008-2018,” kata Hari di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung RI

Hari juga menjelaskan, pihaknya juga sudah melakukan pemblokiran terhadap rekening efek dan rekening bank kustodian milik para tersangka. Selain itu, terdapat pula aset berupa 156 bidang tanah yang diketahui milik Komisaris PT. Hanson Internasional, Benny Tjokrosaputro yang akan diblokir oleh tim penyidik.

“Jadi ada 84 pemblokiran terhadap bidang tanah tadi yang diduga milik tersangka (Benny Tjokrosaputro). Kita mintakan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), kemudian ada 72 bidang tanah yang diduga milik tersangka BT, sedang kita mintakan pemblokiran,” tutur Hari.

Terkait dengan mekanisme pemblokiran tanah, kata Hari, Tim penyidik belum dapat memberikan keterangan teknis. Pasalnya, hal tersebut ada mekanismenya sendiri.

Selain aset tidak bergerak, Hari juga menjelaskan tim penyidik sudah menggeledah dan menyita kendaraan milik tersangka sejak, Rabu malam (15/1/2020).

Adapun sejumlah aset bergerak itu yakni, Alphard dengan nomor polisi B 1018 DT milik Hendrisman Rahim, mercedez benz B 70 KRO atas nama PT Hanson (Benny Tjokro), Alphard B 269 HP atas nama Hary Prasetyo, Mercedez benz B 926 MRA atas nama istri dari Hary Prasetyo, Mercedez benz B 737 DIR atas nama PT asuransi Jiwasraya dan motor Harley Davidso B 6035 WGL atas nama Hendrisman Rahim.

“Sementara ada lima (mobil) dan satu motor. Yang lain belum kami sampaikan,” pungkasnya.

Hingga saat ini, tim Jaksa Penyidik bersama dengan tim Pelacakan Aset sedang bekerja menyisir atau menggeledah di tempat-tempat yang diduga digunakan untuk menempatkan hasil tindak pidana korupsi. Nantinya, sejumlah barang yang disita akan dijadikan barang bukti sekaligus dapat digunakan untuk mengembalikan kerugian keuangan negara.

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) RI menetapkan sekaligus telah menahan lima orang tersangka kasus dugaan korupsi PT Asuransi Jiwasraya untuk 20 hari ke depan. Kelima tersangka ini ditempatkan di rumah tahanan yang berbeda-beda.

Mereka adalah Komisaris Utama PT Hanson International, Benny Tjokrosaputro; Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera (Tram), Heru Hidayat; mantan Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Hary Prasetyo.

Kemudian, mantan Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim; dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan PT Asuransi Jiwasraya, Syahmirwan sebagai tersangka. (Ali)

Related Articles

Leave a Comment

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More