Home Peristiwa Dharma Lautan Utama gelar CSR di Momen Libur Sekolah

Dharma Lautan Utama gelar CSR di Momen Libur Sekolah

by Amirudin
0 comment 29 views

SURABAYA — PT Dharma Lautan Utama menggelar kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) dengan menggelar Khitanan Massal berikut cek kesehatan untuk warga Desa Karangbong, Gedangan-Sidoarjo, Sabtu (21/12/2019).

Sebelumnya, PT DLU juga menggelar kegiatan yang sama di Rusunawa Ngelom, Taman-Sidoarjo.

Bambang Haryo, Konsultan PT DLU menyampaikan, pihaknya meminta DLU menggelar CSR di Sidoarjo. terutama CSR berhubungan dengan kesehatam, sebab Sidoarjo sangt memerlukan.

“Di Sidoarjo itu ada 353 desa dan kelurahan, dan Puskesmas baru sekitar 26 titik. Adanya kegiatan ini agar bermanfaat, Sidoarjo ini merupakan wilayah industrial yang juga membutuhkan check up kesehatan masyarakatnya mengingat begitu banyak polusi transportasi dan industrinya,” tandas Bambang.

Untuk khitan, lanjut Bambang, kebetulan saat ini liburan sekolah agar anak-anak segera khitan. Sidoarjo skini memerlukan kenyamanan dan kesehatan, sebab Sidoarjo meeuoakan penyangga kota Surabaya.

“Minimal nggak ada sampah, polusi udara dari pabrik dan sebisa mungkin berharap dorongan pemkab untuk bisa menempatkan pabrik sesuai dengan tata ruangnya. Industri tidak ganggu pemukiman,” tutur Bambang.

Puskesmas merupakan faktor oenunjng utama untuk kebutuhan kesehatan masyarakat. Bambang menghimbau harus ditingkatkan secara
maksimal.

“Perbandingannya 5 desa ada 1 puskesmas. Jika ada 300 desa, berarti harus ada 70 Puskesmas di Sidoarjo,” tegaa Bambang.

Sementara itu, Erwin H Poedjono, Dirut PT. Dharma Lautan Utama mengatakan, CSR yang dilakukan PT DLU kali ini sebelumnya sudah berlangsung di kawasan Rusunawa, Taman-Sidoarjo.

“Untuk akhir tahun ini, fokus kita ada di segemen kesehatan, Seperti halnya sunatan massal dan cek kesehatan ini sudah dipadati 50 peserta. CSR harus dilakukan denga mengalokasikan 20 persen dari keuntungan perusahaan, dan itu wajib aturannya,” ungkap Erwin.

Erwin menbahkan, terkait kinerja DLU, saat ini ada pertumbuhan 5 hingga 6 persen dibanding 2018. Untuk itu, kini oihaknya lebih menggalakkan digitalisasi dengan proses online.

“Langkah tersebut menurutnya untuk meminimalisir tiket palsu, calo dan transaksi yang tidak jelas. oeneraoan digitalisasi tersebut mampu mengefisiensi 20 persen dibanding total budget,” kata Erwin.

Menyinggung Nataru 2019-2020, Erwin menyampaikan akan ada kenaikan 4-6 persen penumpang dibanding tahun lalu.

“Ya terutama rute Surabaya – Kalimantan dan Surabaya – NTT. Khususnya rute ke NTT ada peningkatan, dari Kalimantan ke Jawa juga banyak penumpang,” pungkas Erwin.(estu)

Related Articles

Leave a Comment

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More