Home HUKUM Dua Bandar Narkoba Jaringan Malaysia Didor Polisi di Sukomanunggal

Dua Bandar Narkoba Jaringan Malaysia Didor Polisi di Sukomanunggal

by Amirudin
0 comment 35 views

SURABAYA — Unit Idik III Satreskiba Polrestabes Surabaya, Minggu (1/12/2019) menembak mati dua bandar sabu jaringan Malaysia. Sebelumnya mereka sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kedua tersangka yakni TG, 25, warga asal Malang dan DS, 25, warga asal Sidoarjo. Mereka merupakan bandar Narkoba pemesan 7 kg sabu yang melibatkan kurir tiga warga Nangro Aceh Darussalama (NAD) yang dibekuk sebelumnya.

Kasat Reskiba Polrestabes Surabaya, Kompol Memo Ardian menjelaskan, penangkapan terhadap keduanya terejadi,  setelah petugas melakukan pengintaian mulai dari Sumatera, seusai mengambil sabu. “Kedua tersangka ini, merupakan Bandar pemesan narkoba 7 kg yang melibatkan kurir asal Aceh,” terang Memo.

Dari penyelidikan, jelas Memo lebih lanjut, tersangka menuju Sumatera untuk melakukan transaksi, sehingga pihaknya melakukan pembuntutan dan penyergapan serta mengamankan barang bukti sabu seberat 2 kg. “Keduanya kami amankan bersama barang bukti sabu seberat 2 kg, yang dimasukan kedalam kemasan Teh bertulisan China, seperti barang bukti sebelumnya,” tambah Memo.

salah satu jenazah ketika masuk ke kamar mayat RSUD dr Soetomo

Saat perjalanan ke Mapolrestabes Surabaya dari Bandara Juanda, dikawasan Sukomanunggal, salah satu tersangka mengaku kebelet buang air kecil. “Tersangka yang buang air kecil, mendorong anggota kami yang melakukan pengawalan dan berteriak pada rekannya untuk melarikan diri.” Tambah Memo.

Mendengar teriakan rekannya, tersangka yang di dalam mobil melakukan oerlawanan dan berusaha kabur. Bahkan, keduanya tidak mengindahkan tembakan peringatan petugas. Justru berusaha melakukan penyerangan.

“Karena berusaha melawan dan tidak mengindahkan tembakan peringatan, dengan sangat terpaksa kami lakukan tindakan tegas terukur,” papar Memo lebih lanjut.

Terjangan timah panas yang tepat bersarang didadanya tersebut, membuat kedua tersangka tersungkur. Namun, saat dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat pertolongan, kedua tersangka menghembuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan. Petugas langsung membawa kedua tersangka ke kamar mayat RS Dr Soetomo untuk dilakukan otopsi.(estu)

Related Articles

Leave a Comment

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More