Home HUKUM Oknum Reserse Tonjok Gadis Karaoke

Oknum Reserse Tonjok Gadis Karaoke

by Fatur Rohman
0 comment 162 views

 

SURABAYA – Inilah suka duka pekerja pemandu lagu, terlihat gembira saat bekerja. Namun tak jarang malah dirundung duka, betapa tidak , sebut saja Sasa (24) wanita manis asal dusun Tlasih, desa Tawar, Mojokerto ini jadi korban penganiayaan oknum polisi, selasa (19/11/19). Lho kok bisa? padahal tugas polisi mengayomi masyarakat. Nah sekali lagi ini oknum, sedangkan oknum polisi yang diduga sebagai pelaku kekerasan itu berinisial NA. oknum polisi ini masih aktif berdinas di Polresta sidoarjo.

Wajah cantik Sasa terlihat lebam setelah ditonjok  oknum polisi yang berpangkat Aipda tersebut. Tentu saja dirinya tak terima dengan perlakuan semena-mena ini. Dirinya bergegas menuju Polresta Sidoarjo menuju keruangan Propam untuk melaporkan kejadian ini.

Dari isi surat tanda lapor Propam yang diterima korban Sasa menjelaskan, sepulang bekerja sebagai pemandu lagu dirinya tiba-tiba ditonjok  NA, yang diketahuinya sebagai anggota Reskrim Polresta, Sidoarjo. Kejadiannya,  disekitar areal parkir mobil Sunsity mall dekat tempatnya dia bekerja Happy Poppy , Sidoarjo.

Menurut keterangan korban, Selasa tanggal 19 November 2019 sekitar jam 02.00 Wib. Ketika Sasa mau pulang dari kerja meninggalkan lokasi bar  Happy Poppy  Suncity dan hendak menuju mobil di parkiran. Datanglah NA, padahal sebelumnya baik baik saja  ngobrol dengan STY (teman Sasa). Namun tak disangka tiba-tiba pintu mobil korban yang sebelah kanan dibuka, setelah terbuka NA langsung memukul wajah Sasa. Malang tak bisa dihindari, bogem mentah mengenai mengenai pipi kanan serta bibir, hingga mengakibatkan luka memar.

“Saya melaporkan perbuatan NA ke Propam Resta Sidoarjo,” kata Sasa . Sementara , Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol  Zain Dwi Nugroho S.Ik,  saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu dan menyatakan perkara tersebut sudah ditangani oleh  pihak Propam.

“Saya sudah tahu perkara itu, sudah ditangani  dan diproses melalui Propam Polresta Sidoarjo,” jawab Kapolresta Sidoarjo saat di konfirmasi masalah ini.

Ditempat terpisah,  pengakuan teman Sasa yang enggan disebut namanya, menurutnya kejadian ini berawal dari oknum NA memesan room karaoke. Tapi NA tdk mau bayar. Sasa pun  mengeluarkan kata-kata bernada emosi kepada NA, sehingga terjadilah penganiayaan di area parkir mobil Mall Sun City  Sidoarjo.

Dari sinilah awal kejadian kekerasan ini terjadi, semua nampak biasa saja. Hanya dari salah kata yang bernada emosi, dapat mngakibatkan kerugian semua pihak. Betapa tidak, si korban mendapatkan perlakuan tidak manusiawi dan si pelaku akan mendapatkan hukuman indisipliner bila terbukti bersalah. Maka tetap waspadalah..(mh)

Related Articles

Leave a Comment

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More