Home HUKUM Ciduk Pasutri Asal Bali, Polisi Dapatkan 7 Kg Sabu Asal Malaysia

Ciduk Pasutri Asal Bali, Polisi Dapatkan 7 Kg Sabu Asal Malaysia

by Ali
0 comment 18 views
ilustrasi sabu sabu

SURABAYA — Polrestabes Surabaya berhasil membekuk pasangan suami istri asal Bali, NDH, 35, dan DF, 40, saat mereka membawa sabu 0,8 kg, di kawasan Lingkar Timur, Sidoarjo. Pasangan itu dibekuk tim khusus Satreskorba. ”Kini mereka kami amankan untuk pengembangan kasus ini lebih lanjut,” kata sumber polisi yang enggan disebut jati dirinya, Rabu (20/11/2019).

Dari hasil pengembangan sementara tersebut, Satreskoba Polrestabes Surabaya berhasil menyita lagi 2,2 kilo sabu dari rumah pasutri ini. Sehingga total 3 kilo sabu yg diamankan.

Menariknya, polisi mendapat keterangan bahwa pasutri ini mengedarkan narkoba dikendalikan  penghuni  Lapas Madiun. Pria yg disebut Pak Lik inilah yang memberi perintah kepada NDH dan DF untuk mengedarkan sabu dengan sistem ranjau. Salah satunya di sebuah apartemen mewah di Surabaya.

Hasil penangkapan terhadap pasutri tersebut, mengembang pada bandar Asal Aceh yang akhirnya dibekuk Unit III Satreskoba Polrestabes Surabaya. Tiga bandar asal Aceh yang membawa 7 kg sabu yang diamankan Unit III itu merupakan pengembangan dari Pasutri tersebut.

Kasat Reskoba Polrestabes Surabaya Kompol Memo Ardian, membenarkan penangkapan terhadap 3 bandar asal Aceh yang kedapatan membawa 7 kg sabu tersebut. “Iya benar, anggota kami dapat mengamankan tiga orang asal Aceh, yang membawa 7 kg sabu,” terangnya kepada wartawan.

Meski tidak menjelaskan secara rinci, Kompol Memo menyatakan bahwa serbuk kristal tersebut berasal dari bandar asal Aceh. ”Asal barang dari Malaysia, dan akan diedarkan di Surabaya,” ujarnya.

Secara terpisah, Kanit Idik III, Iptu Eko Julianto saat dikonfirmasi tidak membantah, dan pihaknya saat ini masih melakukan pengembangan. “Ini masih dikembangkan,” ujarnya singkat.(ali)

Related Articles

Leave a Comment

Dari Santri Untuk Indonesia

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More